[Kyu-Hye] Not fair Part 3 END

1. Judul :Not Fair (skuel)

2. Categories : Series, Romance

3. cast :

Cho Kyuhyun

Ryu Hyeju

Choi Siwon

Lee Dasom

hai saya balik lagi~

eung~ sebenernya gak pd sama part ini. tapi semoga kalian suka deh. dan karena tadi ada reader yang bilang banyak typo yang merajalela, aku langsung baca dan ternyata emang banyak typo, jadi aku putuskan untuk mengedit ulang. semoga tidak ada typo lagi yang bertebaran.

ok happy reading 😉

hbjh_副本

 

“kalau begitu pergi saja, dan jangan kembali” teriakan Kyuhyun membuatku berhenti sejenak. Aissh apa ini? Kalau di drama- drama ‘kan seharusnya Kyuhyun mengejarku kemudian membujukku untuk tidak pergi lalu aku kembali bersama Kyuhyun lagi. tapi–
“Ge-geure” dengan sedikit tergagap aku mengiyakan ucapannya dan melanjutkan langkahku. Aku mengerucutkan bibirku sebal. Untung saja sekarang posisiku membelakangi Kyuhyun, jadi dia tidak melihat ekspresiku. Huaaa bagaimana ini? Kenapa Kyuhyun menyebalkan sekali. Sepertinya dia memang tidak memiliki perasaan sedikitpun padaku. Tapi aku harus kemana? Tidak mungkin ‘kan aku ke rumah Appa dan Eomma.

 

***
Author POV
Kyuhyun meremas tangannya kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Tidak habis pikir dengan apa yang diucapkan Hyeju barusan. Menyusahkannya? Yang benar saja –bahkan sehari tanpa mendengar rengekan Hyeju serasa ada yang kurang dalam dirinya. Pria itu menghela nafas berat.
“tch kekanakan sekali dia” umpat Kyuhyun, lalu kembali masuk ke apartemennya. Sebenarnya, dia tidak tega saat melihat Hyeju menangis seperti tadi, tapi dia mencoba untuk tidak peduli. Bukankah Hyeju memang seperti itu? –kekanakan. Hyeju pasti akan kembali lagi nanti. Itulah pemikiran Kyuhyun.
“sambil menunggu Hye kembali, lebih baik main PS saja” gumam Kyuhyun seraya melepas sepatu saat pria itu baru memasuki apartemennya.
***
Sepulang mengunjungi orang tua Siwon, Siwon mengajak Dasom –calon istrinya untuk berkunjung ke butik milik temannya –Stella kim untuk fitting baju pengantin. Beruntung orang tua Siwon menerima Dasom dengan tangan terbuka. Sebenarnya Choi Kiho –Ayah Siwon berniat menjodohkan putranya dengan anak dari kolega bisnisnya. Tapi saat melihat putranya yang membawa seorang gadis cantik kerumah dan memperkenalkannya sebagai calon istri, pria paruh baya itu luar biasa senang. Menurutnya status sosial tidaklah penting, kebahagiaan Siwon lah yang utama. Dan sudah diputuskan pernikahan anaknya akan diadakan 1 minggu lagi, dia dan istrinyalah yang akan mengurus semuanya. Hanya menyuruh Siwon dan Dasom untuk memilih baju pengantinnya sendiri dan semua beres. Dasom bersyukur karena dirinya diterima dengan hangat oleh keluarga chaebol Choi.
“Apa aku terlihat aneh oppa?” Dasom menunduk saat Siwon menatapnya intens sejak dirinya keluar dari fitting room. Aneh? Oh bahkan gadis ini terlihat seperti dewi kecantikan sekarang. Gaun berwarna putih gading yang terbuka diatasnya dengan ekor yang agak panjang di bagian bawahnya begitu apik melekat ditubuh indahnya. Gadis itu terlihat sangat anggun dan menawan. Siwon memandang gadis itu kagum. Benarkah gadis ini calon istrinya? Siwon benar-benar bersyukur pada Tuhan yang membuat hidupnya semakin sempurna.
“Kau yang tercantik” ucap Siwon jujur. Membuat gadis itu tersipu malu. Rona wajahnya yang memerah membuatnya terlihat sangat anggun dan sexy?
“sepertinya Gaun itu memang diciptakan untuk gadismu. kau tahu? Baju itu baru datang tadi pagi dari paris. Dan yah– ini memang hari keberuntungan Gadismu” ucap Stella yang berada disamping Siwon. Ikut menatap Dasom dengan pandangan kagumnya.
“kau benar” balas Siwon pelan.
“Kau tidak mencoba bajumu?” Stella bertanya saat melihat Siwon yang masih betah memandangi Dasom yang sedang tertunduk malu.
“sepertinya Tidak– aku percaya padamu” ucapan Siwon membuat stella mengangguk paham.
“baiklah kita ambil yang ini. Bagaimana menurutmu? Apa kau suka?” tanya Siwon pada gadisnya. Pria itu menghampiri Dasom. Siwon mengecup dahi Dasom singkat.
“well– sepertinya aku harus meninggalkan pasangan yang sedang lovey dovey sekarang. Hubungi manajerku jika kalian butuh sesuatu. Aku harus pergi. Sampai jumpa di altar Dasom-ssi” Stella mengedipka sebelah matanya berniat menggoda Dasom, dan hanya dibalas senyuman manis oleh gadis itu.
“eung~ ini gaun yang sangat indah. tapi– apa ini tidak terlalu mahal oppa?” Dasom menyuarakan isi hatinya setelah stella pergi. sungguh ini gaun yang sangat indah, tapi Dasom cukup tahu diri jika dia merasa tidak pantas untuk memakai gaun ini.
“ayolah aku tidak akan jatuh miskin hanya untuk membeli gaun ini” Siwon terkekeh pelan. Dasom hanya menunduk. Benar, Siwon ‘kan sangat kaya. Tapi dia merasa Siwon tidak perlu membeli gaun semahal ini, jika hanya untuk dipakai satu kali.
“Ta–tapi”
“tidak ada penolakan Dasom-ah” putus Siwon mutlak. Dan Dasom hanya menghela nafas pasrah.
***
Kyuhyun membanting stick PS nya asal. Oh kenapa dengan si maniak game ini? Bukankah biasanya pria itu selalu menang jika bermain game ini, tapi kenapa sekarang selalu tulisan GAME OVER yang muncul di layar besar tersebut?
“Aissh –sudah 2 jam tapi kenapa dia belum kembali juga?” gumam Kyuhyun. Ini lebih lama dari perkiraannya. Seharusnya Hyeju kembali padanya dan bilang kalu dia salah dan tidak jadi pergi, tapi kenapa dari tadi dia tidak kembali ke apartemen? Apakah gadis itu serius ingin pergi?
“tidak mungkin” gumam Kyuhyun lalu mengambil stick PS nya dan kembali memainkan Game kesukaanya. Setelah beberapa menit berkutat dengan layar yang menampilkan beberapa mobil sedang balapan, Kyuhyun kembali membanting stick PS nya.
“YA! Kenapa bermain game sekarang jadi membosankan?” rutuk Kyuhyun frustasi. Pria itu membanting tubuhnya di atas sofa yang ada dibelakangnya.
“haruskah aku menelponnya?” tanya Kyuhyun pada –entah siapa.
“tidak– lebih baik sekarang tidur” putus Kyuhyun.
***
“Dasom-ah bagaimana kalau apartemen Kyuhyun dan Hyeju kita beli?” usul Siwon tiba-tiba. Saat ini mereka dalam perjalan ke aparteman Dasom.
“M–mwo? Untuk apa oppa?” tanya Dasom tidak mengerti.
“Eung~ aku rasa apartemen mereka membawa keberuntungan untukku, terlebih sofa mereka” Jawab Siwon dengan senyum. Sepertinya pria itu tidak menyadari raut muka Dasom yang sudah semerah tomat. Oh kenapa Siwon harus mengingatkan kejadian memalukan tadi pagi?
“i–itu terserah oppa saja” lirih Dasom. gadis itu membuang pandangannyaa ke jendela. Merasa malu jika harus bertatap muka dengan Siwon.
“Oppa bukankah itu Hyeju? Oppa stop! Stop!” Siwon menghentikan mobilnya saat mendengar teriakan Dasom yang menyuruhnya Berhenti. Siwon menepikan mobilnya tepat di halte bis.
“Ada apa?” tanya pria itu. Tanpa menjawab pertanyaan Siwon, Dasom membuka pintu mobil Siwon dan segera menghampiri Hyeju yang sepertinya tengah terisak di halte bis dengan pandangan aneh dari orang-orang yang menuju kearahnya. Melihat gadisnya yang sepertinya menghampiri Hyeju, Siwon memutuskan untuk menunggu di mobil. Pria itu menghela nafas berat. Kyuhyun benar-benar. Geram Siwon.
‘aissh ada apa lagi dengan Hyeju’ batin Dasom.
“Hyeju-ya” panggil Dasom pelan, takut semakin membuat perhatian orang-orang.
“Huaaaa Dasom-ah” Hyeju yang merasa seseorang memanggil namanya segera mendongak, semakin mengeraskan tangisannya saat menemukan sahabatnya. Gadis itu memeluk Dasom erat. Sebenarnya tadi Hyeju ke apartemen Dasom –yang masih satu gedung dengan apartemen Kyuhyun– tapi gadis itu pergi saat mengingat Dasom menemui orang tua Siwon.
“YA! Kau kenapa? Untuk apa koper besarmu itu?” Dasom mengusap punggung Hyeju lembut, tersenyum canggung pada orang-orang yang sedang menatap heran kearah mereka.
“Kyuhyun mengusirku” Hyeju semakin manangis keras saat menyebutkan nama Kyuhyun. Sedangkan Dasom sibuk membungkukkan kepalanya yang berada di pundak hyeju pada orang-orang yang mungkin –sangat– terganggu dengan tangisan Hyeju.
“lebih baik kita pergi dari sini. Orang-orang memperhatikanmu dari tadi” Dasom menyeret koper Hyeju dan merangkul pundak gadis itu untuk menghampiri Siwon.

“Sebenarnya apa yang Kyuhyun lakukan padamu Hyeju-ya” Saat ini, didalam mobil Siwon, Dasom sibuk menenangkan Hyeju yang menangis semakin kencang di kursi penumpang. Dasom melotot kearah Siwon yang hanya dibalas ‘mwo?’ dengan garakan bibir siwon. Entahlah, sepertinya Hyeju sangat sensitif jika menyebutkan nama Kyuhyun.
“apa yang terjadi Hyeju-ya” tanya Dasom hati-hati. Takut Hyeju kembali menangis –lagi.
“Kyuhyun mengusirku” Hyeju memasang wajah cemberutnya.
“Mwo–” “Tidak mungkin” ucap Siwon dan dasom bersamaan.
“Kyuhyun mengusirku oppa~” Hyeju merengek sebal karena Siwon yang tidak mempercayai ucapannya. Kyuhyun memang mengusirnya ‘kan?
“pasti ada alasannya” selidik Siwon.
“Eung~ itu– sebenarnya aku tadi berniat kabur tapi tidak jadi. Waktu mau mengembalikan koper, Kyu datang dan melihatnya, dia marah lalu mengusirku” aku Hyeju Jujur.
“bodoh!” umpat Dasom yang mendapat pelototan dari Hyeju.
“hhhhh kau menginap di apartemen Dasom saja kalau begitu” Siwon menghela nafas berat. Sepertinya dia harus berbicara dengan Kyuhyun.
“aku memang akan ke apartemen Dasom” balas Hyeju cuek. Siwon hanya mengangguk malas.
“bodoh sekali– mau kabur tapi tetap saja satu gedung apartemen dengan bocah itu” gerutu siwon pelan, tapi sepertinya masih bisa didengar oleh dua gadis yang berada dikursi penumpang belakang.
“HUAAAAAAAAAAA T_T”
“SIWON OPPA!!”
***
Kyuhyun menggeliatkan tubuhnya. Pria itu menguap lebar-lebar. Matanya melirik kearah jam yang berada di nakas tempat tidur nya dan Hyeju. Jam 8 malam.
“Eunghh~ sepertinya aku terlalu lama tidur!” gumam Kyuhyun. Pria itu beranjak dari ranjangnya menuju kamar mandi yang berada di ruangan ini, berniat mencuci muka.
“kenapa rasanya apartemen ini sepi sekali~ seperti ada yang hilang” Gumam Kyuhyun seraya mengusapkan busa facial wash ke wajahnya, kemudian membilasnya dengan air. Pria itu menatap pantulan wajahnya di cermin. Matanya tertuju pada 2 pasang sikat gigi yang berdekatan. Ya Tuhan Hyeju! Aissh bagaimana dia bisa melupakan gadis itu? Kyuhyun mengusap wajah basahnya dengan handuk asal. Pria itu segera mengambil ponselnya yang berada didepan tv tempat dia bermain game tadi. Kyuhyun terkejut saat melihat 5 panggilan tak terjawab dan itu semua dari Hyeju. Aissh bodoh sekali kau Kyu. Umpatnya. Dengan cepat Kyuhyun mendial nomor Hyeju tapi dengan kesal pria itu mengumpat saat mendengar suara operator disana.
“Aissh kemana gadis itu sebenarnya” Kyuhyun mengambil kunci mobil dan menyambar sweater yang tergeletak di sofa, memakainya asal dan berniat mencari Hyeju. Dalam perjalanan menuju parkiran Kyuhyun terus saja mengumpat. Memarahi Dongahae yang tidak sengaja berpapasan dengannya, berniat menyapa Kyuhyun tapi naasnya Donghae malah mendapat umpatan dari Kyuhyun. Saat diparkiran, mata Kyuhyun menangkap Hyeju yang tengah berjalan dengan menggandeng lengan Dasom dan Siwon yang membawa koper besar yang diyakini Kyuhyun milik Hyeju. Kyuhyun menghampiri dengan mata berkilat.
“Ryu Hyeju!” panggil Kyuhyun pelan tapi penuh makna (?) Siwon bergidik saat melihat Kyuhyun memanggil hyeju seperti itu. Pria itu dalam mood yang tidak baik, batin Siwon.
“M–mwo?” Hyeju gugup saat melihat kyuhyun yang berada di depannya. Menurut Hyeju, Kyuhyun benar-benar menyeramkan saat ini.
“Pulang sekarang” perintah Kyuhyun tegas seakaan tidak menerima bantahan.
“Sh–Shireo! a–aku akan tinggal dengan Dasom. Kau mengusirku” walaupun sebenarnya Hyeju merasa takut pada Kyuhyun, tapi gadis itu tetap menantang pria itu, mengangkat dagunya Tinggi seolah menantang. Kyuhyun menatap Hyeju geram.
“Aku bilang Pulang!” –lagi. Kyuhyun memerintah gadis itu.
“Aku bilang Tidak” balas Hyeju sengit. Mata Kyuhyun semakin berkilat mendengar Hyeju yang menolaknya –lagi.
“RYU HYEJU!” Kyuhyun berteriak. membuat Hyeju, Dasom dan Siwon sedikit berjingkat kaget. Untung suasana parkiran saat ini sangat sepi. Pria ini benar-benar diselimuti kegelapan saat ini. Hyeju memanyunkan bibirnya sebal. Gadis itu menarik kopernya dari tangan Siwon dan menendangnya kearah Kyuhyun. Dengan kaki menghentak-hentak, gadis itu berjalan meninggalkan mereka bertiga. Tentu saja ke apartemen Kyuhyun. Kyuhyun menyeringai melihat gadisnya yang berjalan menuju kearah lift. dengan cepat pria itu mengekor dibelakang Hyeju dengan seringaian yang terus menghiasi wajahnya. Menghiraukan dua orang yang sedari tadi memperhatikan Kyu-Hye dalam diam.
“Sopan sekali anak itu” umpat Siwon saat melihat Kyuhyun dan Hyeju menghilang dibalik lift tanpa mengucapkan satu patah kata pun padanya dan Dasom.
“O–oppa Hyeju” Siwon menatap Kearah Dasom yang sepertinya shock dengan kejadian barusan.
“Tenanglah~ aku mengenal Kyuhyun. Dia tidak mungkin menyakiti Hyeju. Dia sangat mencintai gadis itu, percayalah!” Siwon mencoba menenangkan Gadisnya.
“Be–benarkah?” Gadis itu sedikit ragu.
“lebih baik kau masuklah” Siwon menyuruh gadisnya masuk keapartemennya yang ada di lantai satu.
“Kau tidak mampir dulu oppa?”
“eung~ sepertinya aku harus segera pulang. Eomma dan Appa menungguku”
“baiklah hati-hati dijalan”
***
BRAAAKK
Hyeju membanting pintu apartemennya kasar. Kyuhyun menghela nafas lega, hampir saja dia kehilangan hidungnya. Pria itu membuka pintu apartemennya, dan meletakkan koper Hyeju asal. Kyuhyun melihat Hyeju yang tengah duduk di sofa dengan melipat kedua tangannya di dada. Masih dengan bibir yang mengerucut. Kyuhyun terkekeh melihat gadisnya yang seperti itu. Pria itu ikut mendudukkan dirinya disamping Hyeju, mengangkat tubuh mungil gadisnya, lalu mendudukkannya di pangkuannya. Tentu saja gadis itu memberontak dengan skap Kyuhyun, tapi apa boleh buat, kekuatan Kyuhyun lebih besar darinya. Hyeju menghela nafas pasrah.
“Mianhae~” Kyuhyun bebisik pelan ditelinga Hyeju. Pria itu menumpukan dagunya di bahu Hyeju. Sedangkan gadis itu duduk dipangkuan Kyuhyun dengan mengerucutkan bibirnya kesal.
“Oh~ ayolah, jangan diamkan aku seperti ini. Mian eoh?” Kyuhyun melingkarkan lengannya di perut langsing Hyeju, memeluknya posesif. Menyampirkan Rambut panjang Hyeju ke bahu dan mengecup tengkuk Hyeju berkali-kali, membuat gadis itu menggeliat.
“YA!” Hyeju menjauhkan tengkuknya dari bibir Kyuhyun. ‘berhasil’ seru Kyuhyun dalam hati.
“Aishh lepas–” Hyeju berusaha melepaskan tangan Kyuhyun yang melingkar erat di perutnya, tapi gagal.
“Tidak sebelum kau memaafkanku” Potong Kyuhyun cepat. Hyeju memutar bola matanya malas, gadis itu berpikir bagaiman cara Kyuhyun mau melepaskannya. Gadis itu sebenarnya merasa malu dengan Kyuhyun. Bagaimana tidak– tadi siang dia dan pria itu bertengkar hebat yang membuat dirinya menangis dan bahkan Hyeju mengeluarkan isi hatinya selama ini. Tapi kenapa sekarang seperti tidak terjadi apapun?
“Aku membencimu” setelah mengatakan kalimat itu, Hyeju menarik tangan Kyuhyun, menggigitnya kuat Hingga membuat Kyuhyun memekik kesakitan.
“ARRRGGGHHH YA! Apa yang kau lakukan?” Kyuhyun menarik tangannya dari mulut Hyeju. Dengan cepat Hyeju segera beranjak dari pangkuan Kyuhyun, meninggalkan pria itu yang masih menatap nanar tangannya yang memerah dengan bekas gigitan. ‘gadis bar-bar’ pikir Kyuhyun.
“YA! Hyeju-ya aku belum selesai bicara denganmu. Ya!” menyadari Hyeju yang meninggalkannya, Kyuhyun memanggil-manggil nama gadisnya. Tapi bukannya kembali, Hyeju malah masuk kekamar mereka dan menguncinya dari dalam.
“Hye buka pintunya, kau tega membiarkanku tidur disofa? Eoh?” Kyuhyun menggedor-gedor pintu kamarnya. dia mendesah frustasi saat tidak ada jawaban dari Hyeju. Dengan lesu Kyuhyun berjalan menuju sofa yang didudukinya tadi.
“Ahh pasti punggungku nanti sakit” Kyuhyun bergumam miris dengan menatap sofa itu horor.
***
Hyeju menggeliat gelisah dibalik selimut tebalnya. Ini sudah jam 6 pagi dan gadis itu harus ke kampus nya pukul 9 nanti untuk mengurus sesuatu. Tapi bukan itu yang gadis itu pikirkan, dia memikirkan Kyuhyun. Apakah semalam Kyuhyun benar-benar tidur di sofa? Atau dia tidur di kamar sebelah yang tidak terpakai? Tapi jika Kyuhyun tidur disofa apakah dia memakai selimut? Bagaimana jika dia digigit nyamuk ?-_-
“Pasti punggung Kyuhyun oppa sakit hiks” Hyeju sedikit terisak memikirkan Bagaimana–Kyuhyun–tidur. Salahkan saja gadis itu yang terlalu perasa dan sedikit –sangat– berlebihan. Gadis itu beranjak dari tempat tidurnya, berniat untuk mandi dan setelah itu melihat bagaimana Keadaan Kyuhyun.

Cklek
Pintu kamar itu terbuka menampakkan gadis yang terlihat segar dengan pakaian casual nya dan tas punggung yang terlihat match dengan pakaiannya. Pandangan mata gadis itu tertuju pada Seorang pria yang tengah tidur meringkuk di sofa.
‘Oppa mianhae’ lirih Hyeju miris saat melihat Kyuhyun yang sepertinya –tentu saja– tidak nyaman dengan posisi tidurnya. Mendengar suara pintu terbuka Kyuhyun membuka matanya. Sebenarnya pria itu sudah bangun sejak tadi, tapi dia lebih memilih memejamkan matanya lagi. Yah walaupun hari ini dia merencanakan kencan nya dengan Hyeju, tapi sepertinya rencana itu harus dia buang jauh-jauh.
“Kau mau kemana Hye?” Kyuhyun bertanya saat melihat Hyeju yang berdiri mematung dipintu kamarnya yang semalam terkunci. Bukannya menjawab gadis itu malah berjalan meninggalkan Kyuhyun. Sedikit kasihan saat melihat Kyuhyun tertidur di sofa semalam. Tapi gadis itu mencoba untuk tidak peduli dan tetap melangkahkan kakinya keluar apartemen.
“YA! Aku bicara padamu” Kyuhyun tetap berteriak menatap punggung Hyeju yang menjauh. Pria itu menghela nafas berat. ‘padahal ‘kan aku mendapat libur seminggu untuk berkencan dengan Hyeju, tapi kenapa jadi seperti ini’ pikir Kyuhyun sebal.
“Aigoo~ punggungku” rutuk Kyuhyun saat akan beranjak dari sofa merasakan pegal-pegal di sekitar punggungnya.
***
Suasana ramai itu memenuhi salah satu Ruangan yang berada di lantai 12. Sepertinya member super junior yang berada di lantai 11 ikut berkumpul disini kecuali Kyuhyun yang entah apa yang dilakukan di apartemennya sendiri. Yah lagi-lagi Siwon mengumpulkan mereka semua disini. Karena pihak manajemen memberikan mereka waktu libur untuk seminggu kedepan jadi mereka bebas tanpa ada jadwal yang biasanya rutin mereka lakukan.
“Itu untuk kalian” Siwon meletakkan beberapa lembar kertas yang terlihat seperti undangan? Dengan heboh para member super junior mengambil kertas itu.
“Mwo? Minggu depan?” Donghae berteriak heboh saat membaca undangan tentang pernikahan siwon dan Dasom. Siwon hanya mengangguk mantap menanggapi ucapan Donghae.
“Hyung bukankah setelah kita mendapat libur kita akan sibuk dengan comeback SJ-M?” Ryeowook menimpali saat mengingat jika minggu depan mereka akan sibuk dengan comeback SJ-M di beijing. Siwon hanya mengangkat bahunya.
“Kau tahulah orang tuaku sudah sangat menyukai Dasom Dan memaksa untuk segera mempercepat pernikahan kami.” Semua member hanya mengangguk mengerti.
“Ah! Dimana Kyuhyun?” Siwon baru menyadari magnae mereka tidak memperlihatkan batang hidungnya.
“Entahlah~ aku sudah menghubunginya tadi, tapi dia tidak menjawabnya” Sahut Sungmin kesal, mengingat dongsaengnya tidak mau mengangkat panggilan darinya.
“baiklah sepertinya aku harus menemuinya sendiri, apakah dia ada di apartemennya?” Siwon bertanya pada Sungmin.
“Sepertinya begitu” balas pria imut itu singkat.
***
“Dasom-ah!!!” Hyeju berteriak saat melihat sahabatnya tengah berjalan kearahnyaa, gadis itu melambai-lambaikan tangannya heboh membuat Dasom memutar bola matanya malas.
“Kau membuatku malu” Bisik Dasom pada Hyeju dan segera menarik gadis itu menjauh dari kerumunan para mahasiswa yang memperhatikan mereka berdua dengan heran. Ya saat ini mereka berada di gerbang Kyunghee dan teriakan Hyeju membuat semua orang yang berlalu lalang menoleh kearahnya.
“bagaimana keadanmu? Apa kau baik-baik saja? Apa Kyuhyun menyakitimu? Kau tau, aku mengkhawatirkanmu semalaman bodoh” Umpat Dasom.
“Mwo? Kau bicara terlalu cepat! Aku tidak mengerti” Hyeju memandang Dasom polos, yang hanya dibalas dengan dengusan oleh gadis itu.
“Lupakan, melihatmu seperti ini sepertinya Kyuhyun tidak sejahat yang kukira” Dasom meneliti Hyeju dari atas sampai bawah.
“mwoya? Kyuhyun ku tidak jahat” Hyeju memprotes ucapan Dasom yang menjelekkan Kyuhyun nya. Sepertinya gadis itu melupakan masalahnya dengan Kyuhyun.
“Ah! Aku ada sesuatu untukmu” tanpa memedulikan protesan Hyeju, Dasom terlihat mencari-cari sesuatu didalam tasnya. Hyeju mengernyit saat melihat Dasom.
“Ini” Dasom terlihat menyerahkan kertas undangan pada Hyeju. Gadis itu mengambilnya kemudian membacanya.
“Dasom-ah……..” mata Hyeju berkaca-kaca saat melihat undangan pernikahan sahabatnya dengan Siwon. Hyeju berpikir kalau saja nama yang tertera di undangan ini adalah namanya dan Kyuhyun pasti sangat menyenangkan. Terbesit rasa iri pada Dasom yang menurutnya sangat beruntung.
“Kau sangat beruntung~” lanjut Hyeju pelan.
“kau benar-benar jahat. Padahal ‘kan yang ingin menikah dulu aku. Tapi kenapa malah kau duluan! Huh” Hyeju pura-pura marah pada Dasom dan hanya dijawab oleh kata mian oleh ‘Dasom’.
“kenapa tidak adil sekali” rutuk Hyeju kesal.
“Aissh, tenanglah Kyuhyun oppa pasti akan menikahimu” hibur Dasom, yah walaupun sebenarnya Dasom sedikit tidak yakin dengan ucapannya mengingat Kyuhyun sepertinya orang yang tidak bertanggung jawab (maksudnya? -_-)
“eung~ aku tidak yakin” lirih Hyeju pesimis.
“apa kau benar-benar ingin segera menikah dengan Kyuhyun oppa? Bukan sekedar ingin melakukan ‘itu’ ‘kan?” Tanya Dasom menyelidik. Hyeju tertegun sejenak. ‘itu?’ entahlah~ gadis itu sudah tidak memikirkannya akhir-akhir ini.
“entahlah~ Mungkin setelah menonton kau dan siwon oppa aku sedikit parno” Dasom terkejut mendengar ucapan hyeju barusan. Menonton? Apakah? ‘Ya Tuhan tolong masukan aku ke dalam kandang buaya sekarang juga’ rutuk Dasom dalam hati.
“K–kau melihatnya?” Dasom menatap horor Hyeju. Dengan tampang inocent nya Hyeju mengangguk. Membuat Dasom sweatdrop seketika.
“Eung~ hanya sekilas sih. Kyuhyun menutup mataku dengan tangan saat itu. Menyebalkan!” tanpa mengetahui Kondisi sahabatnya, Hyeju menceritakan apa yang dialaminya pada Dasom.
“YA!!” tanpa sadar dasom membentak Hyeju kasar hingga membuatnya sedikit berjingkat. Hyeju menatap Dasom lama, Gadis itu sepertinya bersiap menumpahkan tangisannya kalau saja tangan Dasom tidak membekap mulut Hyeju dan mencoba membekap isakannya. Ayolah~ ini ‘kan tempat umum. Haruskah Hyeju membuatnya malu? –lagi.
“Jangan menangis. Ok?” intruksi Dasom yang tangannya masih setia membekap mulut Hyeju. Gadis itu hanya memngangguk imut.
“HUAAAAAAAAAAAAAAA T_T” bukannya menuruti Dasom, Hyeju malah menangis dengan suara kencangnya, yang tentu saja menimbulkan perhatian orang yang lewat di koridor ini.
***
“Hye kau sudah pulang!” Kyuhyun berteriak antusias saat melihat Hyeju yang tiba-tiba muncul dari pintu. Gadis itu menatap datar Kyuhyun yanga masih memandangnya penuh minat. Entah dapat ilmu dari mana gadis itu bisa bersikap datar seperti itu pada Kyuhyun. Biasanya dia akan sangat berisik dan merengek manja padanya. Kyuhyun merengut kesal, dia sedikit merindukan sifat Hyeju yang manja padanya dulu.
“Hye, kau sudah makan? Bagaimana kalau kita makan diluar?” Kyuhyun mengekor kemanapun Hyeju berjalan dan masih berusaha membujuk Hyeju untuk bicara padanya, yah walaupun dia sudah makan bersama Siwon tadi saat pria itu mengantarkan undangan padanya dan berniat membeli apartemennya, –yang benar saja. Walaupun apartemen ini menurut Siwon sangat bersejarah (?) baginya, tapi apartemen ini juga sangat berharga untuk Kyuhyun dan hyeju.
“…….” Lagi-lagi Hyeju hanya diam tanpa menyahut perkataan Kyuhyun. Gadis itu menuju kulkas, berniat mengambil air dingin untuk menyegarkan tenggorokannya yang terasa dingin. Kyuhyun tetap memperhatikan gadisnya.
“Ayolah~ sayang sampai kapan kau mendiamkan ku terus seperti ini?” Kyuhyun merengek manja, tangan pria itu menarik-narik ujung baju Hyeju. Terlihat seperti anak kecil memang. Hyeju menyingkirkan tangan Kyuhyun dari bajunya, gadis itu segera beranjak menuju kamarnya. Dan membanting pintunya keras.
BRAKK
“Omo!”
“YA! Ini kedua kalinya kau hampir membuat hidungku patah Ryu Hyeju!!”

Deg Deg deg deg
Bunyi jantung Hyeju turus berdetak cepat saat memikirkan sikap Kyuhyun barusan. Gadis itu menyandarkan tubuhnya dibalik pintu. Memegangi dadanya yang seperti habis lari marathon.
“Omo~ Kyuhyun oppa tadi sangaatt lucuuuu” Hyeju berujar lirih pada dirinya sendiri saat mengingat Kyuhyun yang bertingkah imut –menurutnya.
“Huaaa eotokae? Aku benar-benar ingin mencubit pipi Kyuhyun oppa sekarang” gadis itu menggigit kuku nya frustasi. Kyuhyun benar-benar membuatnya gemas tadi. Jarang sekali dia melihat sikap Kyuhyun yang seperti itu padanya. Tapi dia harus menahannya. Ini demi harga diri!! Hyeju mengepalkan tangannya, menyemangati dirinya sendiri.
***
Siwon dan Dasom terlihat sangat serasi. setelah melakukan ritual pernikahan di altar tadi sore, kini mereka berdua berdiri dengan menyalami para tamu-tamu undangan di resepsi pernikahan mereka yang terkesan –sangat mewah. Semua orang tampak bahagia sekarang, Member Super Junior dan Hyeju tak henti-hentinya menggoda Dasom yang wajah nya kini tampak memerah. Siwon memarahi mereka dan menyuruh berhenti untuk menggoda istrinya. Tapi bukan super junior kalau menuruti perkataan Siwon. Pria itu hanya menghela nafas pasrah, memandangi para tamu undangannyaa yang tengah menatap sekumpulan orang-orang idiot yang sesekali tertawa saat melihat orang-orang idiot ini masih menggoda istrinya. Ya, setelah resepsi formal yang membosankan bersama para tamu dari orang tuanya, saat ini hanya Sahabat-sahabat siwonlah dan teman Dasom –Hyeju– yang memenuhi hall ini. ‘Oh Tuhan, sebenarnya makhluk apa mereka ini’ rutuk Siwon. mereka terlihat sangat bahagia. Tapi tidak untuk satu orang ini –Cho Kyuhyun– sedari acara pemeberkatan di gereja tadi, pria ini yang terlihat paling tidak menikmati dan menekuk wajahnya. Siwon menghela nafas saat melihat Kyuhyun yang terlihat menyingkir dari kerumunan. Pria itu menghampiri Kyuhyun.
“Ada apa denganmu? Kau tidak senang dengan pernikahanku?” Siwon berpura-pura kesal pada Kyuhyun. Pria itu sedikit gelagapan saat Siwon bertanya seperti itu padanya. Sungguh dia tidak bermaksud seperti itu. Hanya saja dia merasa kesal dengan Hyeju yang masih setia mengacuhkannya, oh bahkan ini sudah hampir seminggu gadis itu tidak mau bicara padanya. Dan parahnya tadi gadis itu ke acara pemberkatan lebih memilih datang bersama Hyungdeulnya daripada dirinya. Dan lihatlah gadis itu sekarang. Tertawa bahagia ikut menggoda Dasom tanpa mempedulikan Kyuhyun sedikitpun.
“ti–tidak seperti itu Hyung. Sungguh, Hanya saja” Kyuhyun bingung mau bicara apa. Siwon hanya terkekeh kecil melihat gelagat dongsaengnya.
“Hey! Kau mau melakukan sesuatu?” Siwon memandang penuh arti kepada Kyuhyun. Pria itu menatap Hyung nya tidak mengerti. Siwon mendekatkan wajahnya pada telinga Kyuhyun, membisikkan sesuatu yang membuat Kyuhyun menyeringai.
***
“Ekhem Ekhem” Suara Kyuhyun dari atas podium, membuat semua menolehkan perhatiannya padanya. Kyuhyun sedikit gugup, namun mata Pria itu menatap lurus kearah Hyeju yang juga tengah memperhatikannya. Merasa Kyuhyun menatapnya, gadis itu mengalihkan pandangannya membuat Kyuhyun mencibir.
“YA! Cho Hyeju” Kyuhyun bersuara dengan mic yang berada di genggamannya sebagai pengeras suara. Semua orang mengikuti arah pandang Kyuhyun, sedangkan gadis yang kini menjadi pusat perhatian itu seakan tidak tahu apa yang terjadi dia mendekatkan tubuhnya pada Dasom yang ada disebelahnya.
“Dasom-ah Cho Hyeju itu siapa?” Hyeju berbisik cukup keras pada Dasom, sedangkan Dasom dan member super junior yang kebetulan berada didekat Hyeju dan mendengar apa yang diucapkan Hyeju menepuk dahi mereka frustasi. Gadis ini bodoh atau apa?
“Kau! bodoh!” bisik Dasom frustasi. Hyeju menunjuk dirinya bingung, matanya kini tertuju pada Kyuhyun yang berdiri didepan sana tengah menatapnya. Benarkah kyuhyun memanggil dirinya? Tapi kenapa marganya jadi aneh begitu -_- Cho hyeju?
Dengan tidak sabaran Kyuhyun melepas mic dari genggamannya dan berjalan menghampiri Hyeju. Semua mata mengikuti kemana Kyuhyun melangkah. Siwon Tersenyum penuh arti melihat Kyuhyun.
“Hyeju-ya” Kyuhyun meraih kedua tangan Hyeju, menggenggamnya didepan dadanya. Gadis itu hanya mantap Kyuhyun dengan mengerjapkan matanya tidak mengerti.
“Aku…..”
“Aku..”
“Ak–Aku” Kyuhyun terlihat bingung mau bicara apa. Dia bukanlah pria Romantis. Dan Kyuhyun merutuki dirinya akan hal ini.
“Aissh harusnya aku belajar dengan Donghae hyung tadi” Gumam Kyuhyun.
“Kau bilang apa?” Hyeju seperti mendengar Kyuhyun mengucapkan sesuatu.
“Aishh Jinja” Kyuhyun melepaskan genggamannya dan mengacak rambutnya frustasi. Semua orang terkekeh geli melihat Kyuhyun seperti itu. Dan Siwon hanya merutuki kebodohan Kyuhyun.
“Menikahlah denganku!” Ucap Kyuhyun datar tanpa ekspresi. Semua orang tercengang mendengarnya. Sungguh Kyuhyun melamar gadisnya atau berniat mengajaknya bertengkar? kenapa ekspresinya seperti itu. Dan para member super junior bersumpah akan mengajari Dongsaeng mereka tentang cara–mlamar–gadis yang baik dan benar (?)
“Oppa? Dia bilang apa?” Hyeju berbisik pada Donghae yang kebetulan berada disebelahnya. Gadis itu sadar semua orang memperhatikannya dan Kyuhyun. Tapi dia sungguh tidak mengerti apa maksud dari ucapan Kyuhyun.
“dia mengajakmu menikah” balas Donghae malas, merutuki IQ hyeju yang jauh dibawah standar. Hyeju membulatkan matanya, gadis itu menatap Kyuhyun dengan mata berbinar.
“Benarkah?” Hyeju mengatupkan kedua tangannya didepan dada, dengan mata yang berbinar kearah Kyuhyun, yang hanya dibalas anggukan mantap oleh pria itu.
“KYAAAAAAAAAAAAAAAA” Hyeju berteriak senang membuat semua orang menatpnya terkejut. Gadis itu berjinjit dan memeluk leher Kyuhyun, dengan cepat menyatukan bibir mereka, mencium Kyuhyun dengan sepenuh hati, dengan disaksikan puluhan pasang mata yang bertepuk tangan kearah mereka. Kyuhyun Sedikit shock saat melihat gadis itu yang begitu agresif.
“ini Acara lamaran paling buruk yang pernah kulihat” Gumam Eunhyuk yang mendapat anggukan setuju dari member super junior yang lain.

 
END
See you at  Kyu-Hye wedding? Maybe.

Advertisements

113 comments on “[Kyu-Hye] Not fair Part 3 END

  1. Vyln Grey says:

    setuju bgt hyukkie oppa, aneh bgt… tp lucu dan konyol
    see u at next sequel chingu… hwaiting 🙂

  2. Eunhyuk oppa hahaha , cuma pake tampanh datar?? Hahaha

  3. Novia says:

    Hai thor aku readers baru, suka deh kyuhye.kyu cuek,hyeju lucu. Aku udah baca dari only you sampe sini ceritanya ga ngebosenin,tapi ada typo dikit thor. Next sequel yaa.

  4. Lolly^ says:

    omo,, smpah lcu bgt ktwa qu smpe kdengeran dmna-mna *lebay* 😉

    mreka brdua tu ‘HyeKyu’ bner2 bsa dnobatkan jdi The best of Abnormal Couple hahaha..

  5. deechan says:

    akhir.a happy ending jga yaa

    seneengg, walaupun smpt ngakak dan sebel gra2 hyeju mlh tny siapa itu cho hyeju.
    hadeee hyejuuuu, kau ini benar2 antara bodoh dan polos

  6. dini says:

    ini kapan weddingnyaa aku nunggu bgt…bgt…bgt

  7. Lovey denalisa says:

    ahirnya…kata lmaran muncul juga ya walaupun qga berharap di lamar kaya cara kyuhyun yg lagi nentang fi suruh makanan hijau

  8. Bellan226 says:

    Setuju sama eunhyuk oppa, yaaa hyeju polos banget,, sedih udah end, tetep semangat author 🙂

  9. cindilla37 says:

    aduh hyeju lemot –” pake nanya siapa itu cho hyeju ckckc.. menurutku ini lamaran paling absurd plus romantis, apalagi yang pas hyeju langsung meluk dan cium kyuhyun sampe kyuhyunnya dibikin shock haha…. ditunggu part weddingnya

  10. DwiCloud says:

    kukira hyeju tidak akan bisa mendiami kyuhyun
    bahkan dia mendiami kyuhyun selama seminggu
    dan untuk acara kyuhyun melamar hyeju
    astaga kyuhyun
    memang benar apa kata member suju tentang cara kyuhyun melamar wanita

  11. Rays says:

    Kasian bener hyeju, giliran dilamar.. Eeh
    nggak ada romantis
    romantisnya..
    kyu kyu harusnya kamu
    belajar dulu ama dongek!!!

  12. flo says:

    Oh meeee goood ini emnGg konyol + polos bin ajaaaaib bgt -,-

  13. Nurull ramlan says:

    Ommo,itu c kyu niat nglamar apa ngajak ribut bner2 ga romantis malah trkesan aneh,setuju bgd ma enhyuk qlo itu lamaran trburuk.. Kkk~
    Hyeju bner2 polos bgd ea msa dlamar dgn cara bgto udh sneng bgd c,salutt dah sma tingkah konyol hyeju..hhiihii
    Mungkin emang pd dasar.na kyuhye itu pasangn traneh x ea. He

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s